Komunitas Sangkar Buku Bersama Hysteria Gelar Screening dan Talkshow Film

Dipublikasikan oleh newsportal

20 Feb, 2025

Udara sejuk dan segar membersamai kegiatan Screening dan Talkshow dalam rangka literasi hasil produksi film yang digelar di Bimasakti Farm, Jl. Kamboja, Claket, Pacet, Kab. Mojokerto. Acara yang berlangsung Selasa, 18 Februari 2025, pukul 09.30 hingga 13.00 WIB ini menghadirkan diskusi mendalam seputar film dan proses kreatif di balik pembuatannya.
Acara ini menghadirkan dua pembicara, Yuswinar, founder Hysteria Semarang dan Mohammad Wahyudi, dosen STKW Surabaya. Keduanya membagikan pengalaman serta wawasan seputar proses produksi film, mulai dari konsep awal, tantangan teknis, hingga strategi dalam menyampaikan pesan melalui medium audiovisual. Dipandu oleh Kartiwi, konten kreator, sebagai moderator, diskusi berjalan interaktif dengan banyaknya pertanyaan dari peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi.
Sesi pertama diawali dengan pemutaran film hasil produksi Kolektif Hysteria: Tulang Lunak Bandeng Juwana. Film dokumenter yang menyorot berbagai tema sosial, budaya, dan kehidupan sehari-hari yang dikemas dengan pendekatan kreatif. Setelah pemutaran film, sesi diskusi membedah setiap aspek teknis dan naratif dari film-film tersebut. Yuswinar memberikan analisis mendalam mengenai sinematografi dan storytelling, juga berbagai pengalaman dalam membangun komunitas yang mampu eksis dan berkembang selama 20 tahun. Sementara Mohammad Wahyudi menyoroti aspek produksi dan tantangan yang sering dihadapi oleh para sineas pemula. Ia menambahkan juga pentingnya pengetahuan UU Perfilm-an bagi sineas pemula.
Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling menarik, di mana peserta yang terdiri dari sineas muda, pelajar, dan pegiat film lokal berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada para pembicara. Beberapa pertanyaan yang muncul berkaitan dengan tantangan dalam produksi film independen, bagaimana membangun jaringan dalam industri film, serta strategi pendanaan bagi film-film lokal.
Selain membahas aspek teknis dan kreatif, acara ini juga menjadi ajang bagi para peserta untuk memperluas jejaring mereka. Diskusi yang berlangsung tidak hanya dalam forum resmi, tetapi juga berlanjut dalam obrolan santai di sela-sela acara, memperkuat komunitas film di daerah Mojokerto dan sekitarnya.
Keseluruhan acara berlangsung dengan lancar dan penuh inspirasi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa literasi film bukan hanya sebatas apresiasi terhadap karya, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai proses kreatif di baliknya. Harapannya, acara serupa dapat terus diadakan secara berkala untuk semakin mengembangkan ekosistem perfilman di tingkat lokal dan memberikan ruang bagi sineas muda untuk berkembang.
Screening dan Talkshow di Mojokerto ini merupakan kerja bareng Kolektif Hysteria bersama Komunitas Sangkar Buku, Didukung oleh Yayasan Bima Sakti Peduli Negeri dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Mojokerto. Melalui kegiatan ini di harapkan mampu menarik semakin banyak orang terlibat dalam dunia film, baik sebagai pembuat, kritikus, maupun penikmat yang lebih sadar akan makna dan pesan di balik setiap adegan. (Fra, Lha)

#BERITA REKOMENDASI